Simulasi Fenomena Transien pada Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Air Turbin Francis

Dalam sistem interkoneksi antar berbagai pembangkit listrik, dimana perubahan beban listrik dari konsumen sangat bervariasi, Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dapat digunakan sebagai cadangan yang dapat diandalkan karena karakteristik PLTA yang dapat mengatur perubahan output sesuai kebutuhan dalam selang perubahan yang sangat besar, yaitu dari beban nol sampai beban maksimum.
Perubahan beban pada PLTA mengakibatkan perubahan frekuensi listrik yang seharusnya selalu dijaga konstan. Untuk itu putaran generator perlu diatur supaya selalu berputar pada kecepatan konstan. Pengontrolan ini dilakukan oleh governor dengan cara mengatur bukaan katup untuk mengatur debit air yang masuk ke turbin. Perubahan bukaan katup ini akan mengakibatkan terjadinya efek water hammer berupa fluktuasi gelombang tekanan pada seluruh jaringan instalasi pipa, yang apabila terlalu besar akan mengakibatkan kerusakan pada peralatan.
Untuk itu dibuat suatu program simulasi komputer yang dapat mensimulasikan kondisi transien yang terjadi. Dari hasil simulasi dapat diketahui kenaikan tekanan maksimum yang terjadi beserta lokasinya sehingga dapat dihitung dimensi pipa yang sesuai.

Berikut ini merupakan tulisan lengkap saya yang merupakan Tugas Akhir Sarjana di Depertemen Teknik Mesin ITB tahun 2003 yang lalu. Silakan dapat diunduh secara bebas dan gratis. Semoga bermanfaat..

Tugas Akhir S1 Teknik Mesin ITB

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s