Kuliner Mudik Lebaran 2016

Setelah sekian lama tidak merasakan berlebaran di kampung halaman, alhamdulilah Lebaran tahun ini bisa dirayakan bersama keluarga besar di kampung halaman Ponjong.

Ponjong merupakan kecamatan paling timur di kabupaten Gunungkidul yang sebelah timurnya berbatasan dengan provinsi Jawa Tengah. Kecamatan Ponjong terdiri dari 11 kelurahan/desa, salah satunya adalah Kelurahan Ponjong yang merupakan kampung halaman saya. Kelurahan Ponjong sendiri terdiri dari 11 pedukuhan dimana di tempat ini terdapat sumber mata air yang tidak pernah kering yang menjadi sumber air irigasi persawahan dan kolam perikanan masyarakat sekitarnya.

Kembali ke mudik Lebaran, H-2 saya tiba di kampung halaman setelah menempuh perjalanan panjang dari perantauan. Sempat transit selama 6 jam di Surabaya karena tiket penerbangan langsung ke Yogyakarta sudah sold out jauh hari sebelumnya.

Alhamdulilah hari raya Iedhul Fitri dengan segala ritualnya dapat dirayakan dengan penuh kegembiraan dan kekhidmatan.

Kenangan mudik yang akan saya bagikan adalah pengalaman nostalgia menelusuri Kuliner tempo dulu. Berikut di antaranya:

  • Sate Cemoro Jajar Karang Mojo

Merupakan sate kambing legendaris dari jaman saya masih kanak-kanak. Menu andalannya adalah sate dan tongseng kambing. Pada saat kami ke sana tampak banyak kendaraan dengan plat luar Yogyakarta memenuhi parkiran, ternyata banyak juga yang kepengin bernostalgia di Warung ini. Untuk menikmati 1 porsi tongseng kambing dan teh panas cukup ditebus dengan Rp. 25 ribu, murah dibandingkan di tempat domisili saya di rantau 😊😅

  • Bakso dan Kupat Tahu Adem Ayem

Inilah Warung bakso legendaris di Ponjong, terletak di dekat Kantor Pos/Puskesmas Ponjong. 1 porsi bakso campur dan teh manis dibandrol dengan harga Rp. 16 ribu.

Selain bakso juga tersedia menu kupat tahu.

  • Mie Ayam Bejo

Terletak di kompleks Pasar Ponjong lagi-lagi merupakan Warung Mie Ayam legendaris di Ponjong, dari jaman saya sekolah SMP sering mampir Warung ini.

Saat ini Warung ini dikelola oleh istri Mas Bejo, Mas Bejo sendiri sudah meninggal dunia beberapa waktu yang lalu. Warung ini khusus menyediakan menu mie ayam saja, tidak ada menu lain. Satu porsi mie ayam dan teh manis dihargai Rp. 12 ribu.

  • Pecel dan Puli Tempe Proliman Ponjong

Buka hanya sore hari saja, jangan sampe terlambat datang karena sebentar saja pasti sudah habis. Sebenernya ada 2 orang yang berjualan menu yang sama yaitu pecel, puli-tempe dan gorengan thontho nya dengan harga murah meriah. Namun yang paling laris dan paling cepat habis yang disebelah kiri.  Kalau kita baru pertama kali datang ke sana insyaallah tidak akan salah pilih, karena dari jumlah pembeli yang mengantri aja sudah sangat kelihatan, yang satu berjubel yang satunya biasa saja malah cenderung sepi.

  • Ikan Bakar Berkah Tirta

Terletak di kelurahan tetangga, tepatnya di dusun Simo II Kelurahan Genjahan, merupakan kolam pemancingan sekaligus rumah makan. Kita bisa memancing di kolam yang tersedia kemudian hasilnya minta dimasakkan di situ atau kalau ga mau repot langsung pesan ikan segar yang tersedia. Saat kesana ikan segar yang siap masak adalah Guramih dengan harga Rp. 10 ribu per ons dan Nila dengan harga Rp. 55 ribu per kg, harga sudah termasuk masaknya. Kita bisa pilih mau digoreng, bakar, masak asam manis dll. Bagi mancing mania juga disediakan kolam pemancingan yang diisi dengan ikan tombro yang besar-besar. Dengan tiket masuk Rp. 35 ribu kita bisa memancing sampai bosan.

Lokasi Berkah Tirta: Simo II, Genjahan, Ponjong, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

https://goo.gl/maps/swh6sygWVuG2

  • Ikan Bakar Sumilir

Terletak di kelurahan Genjahan juga tepatnya di Kerjo, lokasi lebih mudah dicapai karena terletak di pinggir jalan utama Ponjong – Wonosari. Dibanding Berkah Tirta tersedia menu makanan yang lebih beragam, namun untuk tempat menurut saya lebih nyaman di Berkah Tirta. Rasa dan harga makanan menurut saya juga tidak terlalu berbeda. Tempat ini tidak menyediakan tempat pemancingan, khusus rumah makan saja.

  • Bakmi Jowo mbah Pinto

Terletak di Proliman Ponjong sebelah timur. Dari dulu emang juaranya. Belum sempat mampir karena lewat depan warung nampak antrian yang panjang 😅😥

20150507_191833

  • Kicikan

Adalah lauk favorit sarapan saya sampai dengan sekarang. Sayangnya hanya bisa saya dapatkan di Ponjong. Kicikan adalah semacam olahan jerohan dan bagian lain sapi yang dimasak basah tanpa kuah. Rasanya gurih dan uenaaak. Kemaren beli di Pasar Legi Ponjong untuk per porsinya berupa 1 bungkus kecil Rp. 5 ribu. Kicikan dibungkus daun jati.

NEXT. .😎

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s