Masih banyak yang peduli

Ternyata masih banyak orang yang peduli dengan sesama. Selama ini lebih banyak saya lihat orang-orang yang hanya mementingkan diri sendiri dan keluarganya saja. Untuk mendapatkan apa yang diinginkannya mereka akan melakukan dengan cara apapun. Sikut kiri-kanan, gasak kiri-kanan, dan seterusnya, tidak mau peduli lagi dengan apapun di sekitarnya..
Beberapa malam yang lalu selepas pulang dari kantor saya langsung mampir di warung Bakmi Jawa di kawasan Kayutangi, dekat kampus UNLAM Banjarmasin. Seperti biasanya malam itu warung penuh dengan pengunjung. Beberapa lama kemudian saat menyantap bihun godog pesanan, saya melihat ada dua orang anak perempuan lagi mengamen. Kira-kira umurnya 9 tahun lah. Tiba di meja ke-2, kedua anak itu dipanggil seorang lelaki muda, kemungkinan ditanya sudah makan belum dan mau ga dibelikan makanan (karena saya ga bisa mendengar secara jelas percakapan mereka).
Agak lama juga mereka menunggu (tidak meneruskan ngamen-nya lg) dan beberapa saat kemudian pelayan datang memberikan satu kantong kresek besar berisi beberapa bungkus makanan. Melihat dari ukuran kantong kreseknya kira-kira ada 8 bungkus makanan. Dua pengamen kecil itu lalu disuruh langsung pulang oleh pemuda tadi..
MasyaAllah, sungguh budiman pemuda itu. Berapa besar uang yang dikeluarkannya untuk semua itu karena harga makanan di tempat itu relatif tidak murah.. Apakah dia orang yang begitu kelebihan uang sehingga begitu mudahnya mengeluarkan untuk itu semua??

Malam selanjutnya seperti biasanya saya mampir makan dulu, kali ini di warung malam di sekitar perempatan Pasar Lama.
Di sepanjang jalan itu berjejer banyak warung makan yang buka hanya pada waktu sore-malam hari. Umumnya menunya sama, yaitu nasi kuning/biasa dengan lauk dendeng, daging, ayam, telur, ikan haruan , telur setengah matang dan aneka wadai/jajanan. Saya memilih satu warung yang cukup ramai, ternyata di ujung kursi ada seorang nenek-nenek tua yang sedang duduk menghadap segelas teh manis hangat. Beberapa saat kemudian saya lihat ada seseorang (lagi2 pemuda..!) mendatangi nenek tada dan menanyakan koq ga makan dan mau ga dipesankan makanan. Nenek tadi hanya sedikit menjawab menyatakan keengganannya (mungkin karena malu). Pemuda budiman tadi terus mendesak, bahkan langsung mengambilkan satu bungkus nasi pundut dan menyerahkan ke nenek tadi.. !
Masya Allah.. ternyata masih banyak orang-orang di sekitar kita yang baik hati dan peduli dengan orang-orang di sekitarnya.
Andaikata dunia ini dipenuhi oleh orang-orang seperti kedua pemuda tadi pasti akan tercipta kehidupan di dunia ini yang penuh kedamaian, kerukunan dan kebahagiaan..
Mudah-mudahan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s